Kamis, 01 September 2016

TEKNIK-TEKNIK dalam Trading

Melakukan Trading itu sepertinya perlu passion juga, selain karena perlu ilmu juga butuh kesabaran dan ketekunan.  Profit yang dijanjikan memang besar bahkan tidak terbatas, namun sebanding dengan resikonya juga yang tidak terbatas hehe..

Karena itu, meski susah harus mau belajar konsisten dan analisa yang baik.  meski gampang harus bisa nahan sabar dan serakah.

sebagai modal untuk serius masuk di dunia trading, ada teknik-teknik yang harus diketahui, sebagai ilmu dasar.

Seperti dikutip dari salah satu blog Masta Trading Pandir Kelana berikut :

Macam - macam teknik trading

Teknik trading forex dengan scalping , yaitu suatu teknik trading forex yang memanfaatkan take profit kecil-kecil dalam jumlah yang beruntun , terutama di saat kondisi pasar sedang tenang atau flat. Tetapi teknik ini biasanya menggunakan stop loss yang besar. Sehingga Risk dan Rewards nya seringkali kurang berimbang.
 
Teknik Martingale , yaitu suatu teknik trading yang menggunakan lipatan volume lot, contoh: trading dengan 1 lot, jika kalah maka lot tersebut akan dilipat gandakan menjadi 2 lot, lalu 4 lot dan seterusnya hingga menang atau profit. Hal ini bisa dilakukan di modal anda sangat kuat, tetapi tentunya resikonya juga sangat tinggi sekali bila terjadi kekalahan.
 
Teknik Averaging , yaitu suatu teknik trading yang memanfaatkan rata-rata harga. Contoh Buy di harga 100 kemudian ketika pasar turun di harga 80 maka kita order Buy lagi , ketika turun di harga 60 maka Buy lagi dan seterusnya, sehingga bisa mendapatkan harga yang lebih bagus, tetapi teknik ini adalah melawan trend dan juga membutuhkan modal yang banyak pula.
 
Teknik Hedging , yaitu suatu teknik trading yang memanfaatkan locking posisi , teknik trading ini dapat menjadi “senjata makan tuan” atau gali lubang tutup lubang bila salah penerapannya. 
 
Teknik trading dengan analisa Teknikal ataupun Fundamental , yaitu suatu teknik trading forex yang terlebih dahulu menganalisa indikator, chart, grafik dan berita-berita yang terjadi di pasar. 
 
Teknik trading dengan korelasi , yaitu suatu teknik trading yang memanfaatkan korelasi dari suatu pergerakan mata uang . Teknik ini masih kurang bagus karena tidak stabil, mengingat pergerakan mata uang tidak selalu tetap terus dengan pola yang sama. 
 
Teknik automatic trading (robot) , yaitu suatu teknik trading yang dimana semuanya diserahkan kepada Robot atau EA . Sukses atau tidaknya teknik ini adalah bergantung kepada Robot atau software trading otomatis tersebut.
 
Teknik trading dengan pola Risk Management (manajemen resiko) , teknik ini sangat bagus dan banyak digunakan oleh para trader profesional . Dan memang risk management adalah kunci sukses dalam bertrading. Teknik ini memanfaatkan penggunaan Stop Loss dan pengaturan resiko serta keuangan. 
   
Teknik trading Ngawur atau Gambling , yaitu suatu teknik trading yang tanpa didasari apapun dan hanya insting belaka seperti berjudi , ini adalah yang seringkali dilakukan oleh pemula ataupun yang belum paham betul di forex.

Jumat, 26 Agustus 2016

TRADING ITU SEDERHANA



Mengenal trading sudah lama, namun belum bisa memahami ilmu yang benar-benar sempurna.  Entah apa yang membatasinya.  Padahal waktu banyak, kesempatan belajar selalu ada, panduan-panduan trading dalam bentuk e-book juga banyak yang digratiskan.  Banyak komunitas trader bertebaran di setiap kota, terutama kota-kota besar.  Bahkan sering ada yang mengadakan  pelatihan singkat,  mulai dengan mengadakan pelatihan gratis maupun  berbayar yang selalu diserbu para trader senior maupun pemula, ataupun pemerhati trading yang sempat jatuh bangun berinvestasi dalam trading. 
Semua trader dan komunitas yang mengadakan pelatihan trading selalu mengklaim, trik dan metode yang diterapkannya paling mudah, profitable dan tidak ribet.  Tanpa analisa, capek dan pusing, profit pasti.  Hmm  masih belum paham saya, apakah ini trik marketing agar banyak yang daftar dan bayar untuk berburu ilmu, ataukah memang mereka sudah buktikan sendiri.  Sehingga setelah sukses meraup  dolar dan pundi-pundi berisi, mereka ingin menjual ilmu untuk membangun bukit dolar lainnya.  Atau sebaliknya, mengklaim punya tekhnik terbaik, sempat mendapat profit yang wow,  tapi juga telah kehabisan modal, lalu mencari modal lagi untuk berburu  dolar dengan melanjutkan “paten” ilmunya dan menjualnya hehe...
Apapun namanya, investasi dalam trading, yang dituju adalah profit!  Ada yang  menawarkan program investasi tanpa harus trading dengan  memberi profit pasti 15, 20, 40, bahkan 100.  Yang lebih gila 400 persen.  Itu janji trader merangkap broker. Trus soal modal investasi akan dikembalikan setelah tempo yang disepakati.
Rasanya sangat logis, siapapun mencari profit paling menggiurkan.  Tapi harus teliti dan hati-hati, bisa saja ujung-ujungnya, investasi menguap. Satu dua bulan pertama, mungkin profit ontime dibayarkan, untuk membangun kepercayaan Investor, sehingga Investor tergiur untuk menggandakan investasinya.  Tetapi selanjutnya, karena sesuatu dan lain hal,  entah apa yang terjadi, trader tak bisa dihubungi, tidak transfer lagi dan lain-lain sebagainya.   Ini salah satu pengalaman penulis yang sempat  tergiur ikut berinvestasi.   Bahkan tabungan yang sebenarnya cukup buat DP mobil pun hilang hehe
Baiklah, tidak perlu mengeluh.  Setiap pengalaman itu adalah ilmu, dan ilmu itu mahal nilainya.  Setidaknya bersiap diri secara mental.  Untuk sukses harus siap mengalami kegagalan.  Berfikir positif membuat segalanya lebih enjoy…
Sebenarnya trading itu adalah ilmu meraup dolar.  Begitulah sederhananya. Karena memang belum ada transaksi menggunakan kurs rupiah.  Bagaimana cara trading? Banyak cara.  Saya  bukan ahlinya, hanya pelaku trading, mencopy ilmu dari para Guru.  Yah saya sebut para guru, artinya sudah lebih dari satu guru saya belajar ilmu trading.    Masing-masing memiliki teknik yang unik dan berbeda.  Saking inginnya mendulang dolar  hanya dengan duduk di depan komputer, kenapa nggak?  ^_^
Dulu sebenarnya  saya tidak tertarik trading, lebih suka investasi alias naruh uang di sejumlah trader.  Rasanya trading sendiri itu ribet, perlu analisa.  So mau simpelnya, ikut invest, duduk manis sambil tetap bekerja, dapat ceperan cukup gede dari profit yang disepakati.
Tapi ternyata  manusia selalu lemah imannya (termasuk saya hehe..), serakahnya selalu muncul kalo sudah ketemu ‘tambang emas’.  Mencoba 1-2 investasi  bahkan yang online, yang notabene kita gak ketemu pelaku trading itu sendiri.  Nekat memang!  
Setelah deposit, bulan berikutnya kita akan dapat transfer profit sesuai prosentase yang dijanjikan.  Dan awalnya transfer profit selalu tepat waktu, membuat saya jadi ketagihan.   Ingin mencoba semua  Bisnis online yang memberi profit seperti itu.  Mulanya, saya mendapat rekomendasi dari  teman, so saya semakin yakin.  Lalu saya berinvest di BO-BO lebih dari 10  (tahun 2010) dengan profit 15-40%.  Luar biasa, hingga 3-4 bulan pertama  sangat lancar.  Tapi menginjak bulan ke 4, ada yang sudah tidak transfer, saat dihubungi tidak menjawab, apalagi modal, sudah jelas tidak kembali.
Ada juga yang masih lanjut hingga bulan ke 10, tetap lancar, sampai-sampai merasa itu adalah yang terbaik, lalu meningkatkan jumlah invest, dan hasilnya…juga menghilang saat waktu pengembalian modal.  Haha ternyata kalo dihitung, sama aja minjemin uang, trus kita dibayar nyicil deh.. hiks kasian banget.
 
Tapi semua ada hikmahnya. Setelah itu tidak lagi minat invest, ingin mencoba trading sendiri.  Lalu mulai aktif berburu ilmu trading. Setelah kesana-kemari diantara kerjaan yang sangat padat, akhirnya, kesimpulan sementara, memang trading  itu rumit, sulit.  Ok lah berhenti dulu, meski keinginan trading tetap kuat.  Sementara kumpulin modal juga, siapa tau besok-besok bisa kembali belajar trading dan langsung action!
Lama tak berjibaku dengan dunia trading dan segalanya, sibuk dan semakin sibuk dengan kerjaan, tiba-tiba suatu hari, tahun 2013, saat melihat televisi lokal, ada siaran live yang menarik.  Lagi-lagi dunia trading.  Dan akhirnya kembali  kasak kusuk di dunia ini.  Mulai mencari tau info trading dengan mengikuti  seminar dan pelatihan, dari yang berbiaya puluhan juta rupiah, pelatihan seharga 300 ribuan hingga yang gratis tis saya ikuti.  Aktif di komunitas trader, trading bareng, kongkow bareng, bahkan sampe gonta ganti guru yang katanya lebih bagus, sekali lagi masih katanya hehe.. kesimpulan saat itu trading masih rumit!
Seiring berjalannya waktu, dari teman-teman komunitas trading yang rata-rata juga pemula mengajak pelatihan trading yang lebih mudah, Binary.  Oke, saya setuju, karena kebetulan kerjaan sudah lebih santai.  Saat pertama latihan, nampaknya lebih mudah, dan kelebihannya lagi, kita bisa trading 24 jam. Tanpa harus begadang.  Oh iya, salah satu alasan yang bikin malas setelah pelatihan yang pertama kali itu karena waktu tradingnya cuma malam - dini hari.  saya sering ketiduran hehe..

Kini, mulai lagi belajar teknik yang mudah. Yang unik, mungkin hanya saya yang menggunakan teknik trading sambil mencatat,  sampai-sampai bahkan masih menyimpannya. Tak ada yang mengajari hal itu, tapi saya benar-benar terbantu, karena lebih mudah membaca trend grafik.  Mencoba  untuk menularkan ke teman-teman cara konservatif itu tapi nampaknya tak  ada yang tertarik, seperti anak SD kali ya,, haha…, tapi saya suka dan yakin suatu saat itu bermanfaat!   Dan kemudian saya bisa menyimpulkan, Binary itu lebih mudah..saya akan mencoba terus yang ini. 

Yang pasti meski kita menerapkan cara atau teknik trading yang sama, bisa saja hasilnya beda.  Karena setiap orang, setiap trader itu unik, dan memiliki cara sendiri saat memasuki trading.  Dan akhirnya saya menyimpulkan, semua sama, semua guru bagus, mereka punya poin bagus yang bisa diajarkan, meski sebenarnya kita bisa belajar sendiri (jika mau).  Karena semua umumnya terutama pemula, rata-rata ingin pinter instan, maka lahirlah guru-guru dadakan yang menjual ilmunya seperti jualan kacang goreng yang laku keras.
Beberapa kali saya ikut saran teman untuk rajin pelatihan,  namun akhirnya saya kembali ke teknik awal, saya akan mencoba menganalisa salah satu trik yang diajarkan Master (begitulah biasa kami menyebut guru trading).  Satu trik sederhana (Martingale) yang  awalnya salah kaprah menafsirkan dan menerapkannya, tapi malah menjadi satu ilmu baru buat saya.  Cukup profitable asal sabar dan tidak serakah, terbukti saya real trading, saya bisa ambil profit 2 juta lebih di hari pertama, dan 1 juta lebih di hari ke-dua (Modal 5 juta di awal).  Tapi setelahnya, entah karena keserakahan atau lainnya, saya selalu loss, bahkan habis!  Rasa percaya diri saya yang semula 1000 persen sempat down, dengan teory saya sendiri.  Semakin saya down, semakin saya sering loss, meski dengan virtual. Alamak!!
Kemudian saya sempat vakum lagi, menenangkan diri.  Untuk beberapa saat tidak trading, kalaupun trading hanya mencoba ilmu lama, dan memperhatikan pergerakan grafik.  Beberapa kali deposit cukup besar, akhirnya juga habis.  Mungkin karena ngotot, mental belum siap betul, tergiur profit saja.  Tapi masih tetap berharap ada yang bisa saya serap dari analisa pribadi itu.   Sementara  itu teman-teman lain masih terdengar sering berganti guru, sesekali saya masih ikut untuk menghargai komunitas yang sudah seperti keluarga.  Meski hasilnya tidak jauh beda.  Dan secara  mental masih belum berani deposit lagi.  Karena meski deposit besar, bisa jadi akan loss dan loss.
Pertengahan tahun ini 2016 kira-kira bulan Agustus, saya mulai lagi menganalisa grafik seperti biasa, memakai teknik lama, mencoba trading dengan stake paling kecil, berenang ke dalam analisa grafik…jika yakin, ambil stake besar. Dan lumayan beberapa hari dengan teknik baru itu bisa profit yang signifikan. Meskipun virtual.   Semoga ini berhasil dan konsisten tanpa jadi takut ataupun sebaliknya, serakah.
Trading itu adalah keyakinan, kepercayaan diri, ketelitian dan juga analisa.  Trading itu memang sederhana, hanya mengendalikan hati, dengan tidak menjadi takut ataupun serakah.  Trading itu sabar, mau belajar dan konsisten.  Trading, tidak boleh terlalu lama, selain melelahkan, fokus berkurang.  Kurangnya fokus menyebabkan sering terjadi kesalahan analisa yang berakibat loss. Ok teman-teman pencinta trading,  Selamat menemukan trading ala diri sendiri! Mari terus mencoba dan belajar. Kita pasti sukses!!